Kalah di Final DFB-Pokal, Bayern Munich Gagal Gelar Ganda

Gelar juara Bundesliga musim 2017/2018 sudah didapatkan oleh Bayern Munich. Namun klub raksasa Jerman itu gagal menutupnya dengan gelar ganda usai dikalahkan Eintracht Frankfurt di final DFB-Pokal hari Minggu (20/5) malam pekan lalu. Bermain di Olympiastadion, Eintracht mencukur Bayern dengan skor 3-1. Eintracht kembali berhak atas gelar juara DFB-Pokal setelah puasa selama 30 tahun lamanya.

 

Pertandingan sendiri memang berjalan penuh tekanan bagi Bayern karena di menit ke-11, Ante Rebic berhasil merebut bola dari James Rodriguez dan berbuah gol. Bernafsu menyamakan skor, Bayern terus menyerang tanpa henti tapi hingga babak pertama usai skor masih untuk keunggulan Eintracht. Die Roten baru menyeimbangkan skor di menit ke-53, lewat Robert Lewandowski. Namun di menit ke-82, Rebic kembali melesakkan gol kedua. Dan di penghujung waktu, bencana di gawang Sven Ulreich yang ingin membalikkan sepakan pojok malah kecolongan gol Mijat Gavinovic.

 

Kekalahan ini cukup menyesakkan karena ESPN mencatat Bayern menguasai bola hingga 77%. Ketiga gol cepat Eintracht jelas jadi kelemahan utama Bayern yang begitu disesalkan sang pelatih, Jupp Heynckes. Menurut Heynckes, kekalahan ini sebetulnya bisa dihindari anak asuhnya jika mereka tak bikin kesalahan dan memaksimalkan peluang yang ada.

 

“Kalau anda kalah, tak perlu salahkan wasit. Saya harus memberi selamat pada Eintracht. Kami memang membuat kesalahan dalam membangun permainan sehingga gol pembuka terjadi. Kami kurang beruntung saat tendangan bebas Lewandowski membentur gawang. Eintracht sangat teguh, agresif, berlari sangat kencang dan bermain bertahan. Kami harus menerima hasil ini karena Eintracht begitu maksimal ingin memenangkan final,” ungkap Heynckes.

 

Musim Depan, Bayern Punya Pelatih Baru

Sebetulnya ada yang menarik falam final DFB-Pokal ini karena bisa dibilang kalau Bayern  melawan calon pelatih mereka. Pada pertengahan April kemarin, Bayern mengumumkan kalau per tanggal 1 Juli 2018, mereka bakal memiliki pelatih baru yakni Niko Kovac yang saat ini masih jadi pelatih togel online Eintracht. Keputusan ini dilakukan lantaran Heynckes memilih pensiun di akhir musim 2017/2018 ini.

 

Hasan Salihamidzic selaku Direktur Olahraga Bayern menyebutkan jika Kovac dikontrak selama tiga tahun. Bisa dibilang kalau kabar ini menjadi ajang kembalinya Kovac karena dia pernah jadi pemain Bayern di musim 2001/2002 dan 2003/2004. Dua musim memperkuat Bayern, pelatih berusia 46 tahun itu tampil sebanyak 51 kali dan memberikan lima gol serta ikut serta dalam tiga trofi bagi Bayern yakni Piala Intercontinental, Bundesliga dan DFB-Pokal.

 

Bayern Tidak Kehilangan Lewandowski

Enam tahun berturut-turut menjadi juara Bundesliga membuktikan kalau Bayern masih jadi ancaman utama di musim depan. Beruntung, juara Liga Champions 2013 ini tidak akan kehilangan salah satu pemain kuncinya, Lewandowski. Sempat dikaitkan akan pindah ke Real Madrid, Karl-Heinz Rummenigge selaku Chief Executive Bayern menegaskan bahwa pemain Polandia berusia 29 tahun itu akan tetap bersama Bayern.

 

Disebutkan jika kontrak Lewandowski di Bayern masih akan berjalan hingga 2021. Sebagai salah satu pemain bintang, Lewandowski membuktikan dengan jadi top skorer Bundesliga 2017/2018 lewat koleksi 29 gol. Trofi Torjaegerkanone ini jadi yang ketiga diraih Lewandowski setelah sempat memiliknya di Bundesliga musim 2013/2014 dan 2015/2016. Dengan masih bertahannya Lewandowski dan masuknya Kovac di Bayern, apakah mereka akan masih tetap tampil berkuasa di Bundesliga pada musim 2018/2019?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *